Sumbar

Sosialisasi Pemberdayaan Konsumen Angkatan VI Berlangsung di Lubuk Basung

Lubuk Basung, BDI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sumatera Barat kembali mengadakan sosialisasi Pemberdayaan Konsumen angkatan VI di Hotel Sakura Lubuk Basung 26 & 27 Juli 2023. Kegiatan ini kembali memanfaatkan program dari dana pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Ismunandi Sofyan, SE.

Pada kegiatan ini masih diikuti oleh peserta berjumlah 80 orang yang berasal dari Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam serta beberapa orang dari Kabupaten Pasaman Barat. Acara yang dibuka pada 26 Juli ini dihadiri langsung oleh Ismunandi Sofyan selaku pemegang dana pokir.

Dalam kegiatan ini diberikan materi-materi terkait hak dan kewajiban konsumen sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Seperti undang-undang perlindungan konsumen UU No.8 tahun 1999, UU No.23 tahun 2014, Perpres No.50 tahun 2017 dan juga Perda Provinsi Sumbar No.21 tahun 2018.

pemberdayaan konsumen

Kepada Bukittinggi dot Info Ismunandi menjelaskan kegiatan ini merupakan kegiatan sosialisasi yang ke VI atau yang ke V di Lubuk Basung. Ada satu kegiatan yang diadakan di Kota Bukittinggi.

“Dalam periode ini, kegiatan ini merupakan kegiatan sosialisasi terakhir sebelum anggaran perubahan 2023. Alhamdulillah sudah terlaksana sebanyak VI angkatan, yang rencananya akan diadakan sebanyak 7 angkatan. Alhamdulillah untuk di Lubuk Basung sudah terlaksana semuanya yang berjalan dengan lancar” jelas Ismunandi.

pemberdayaan konsumen

“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, sosialisasi Pemberdayaan Konsumen ini tujuannya adalah mencerdaskan masyarakat kita sebagai konsumen. Didalamnya ada pengenalan mengenai berbagai aturan-aturan, lembaga-lembaga dan juga berbagai hal yang berkaitan dengan hak dan kewajiban sebagai konsumen” lanjutnya.

Baca Juga  Studi Tiru Pariwisata Ke Bali Pokir Ismunandi Sofyan, Belajar Kelola Wisata Bali, Bagian Akhir

“Lembaga-lembaga yang terkait dengan konsumen tersebut seperti Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen, Badan Metrologi yang berhubungan dengan alat takar, dan juga tips dan trik dalam bertransaksi” sambung Ismunandi.

pemberdayaan konsumen

“Setiap peserta dalam kegiatan ini kami berikan hard copy mengenai materi-materi yang akan dijelaskan oleh para narasumber. Hal tersebut bertujuan agar setelah kegiatan ini, semua peserta bisa mengingat-ingat kembali. Namun saya juga berharap, semua ilmu yang telah didapatkan dari kegiatan sosialisasi ini bisa ditularkan oleh semua peserta kepada warga masyarakat lainnya diluar sana” imbuhnya lagi.

“Semoga kegiatan sosialisasi Pemberdayaan Konsumen ini bisa menjadikan semua warga masyarakat kita terutama dari Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam bisa tercerdaskan” tutup Ismunandi. (Angah)