Artikel

Jika terjadi Gejala Ini, Segera Larikan Saudara Anda ke Rumah Sakit

Nasional, Bukittinggi.Info – Penyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang banyak sering terjadi di masyarakat kita. Penyakit ini datang sangat tiba-tiba dan butuh kecepatan dalam penanganannya, karena jika terlambat, harapan pasien akan sembuh total akan sangat tipis.

Penyebab penyakit ini ada banyak faktor, seperti makanan dan kebiasaan hidup yang tidak sehat. Masyarakat di Sumatera Barat sangat rentan terkena strok karena faktor makanan. Ini disebabkan oleh aneka bumbu makanan yang diantaranya menjadi penyebab strok.

Menurut Plt. Direktur Utama Rumah Sakit Otak Muhammad Hatta Bukittinggi Dr, dr, Yusirwan, Sp.B.,Sp.BA (K)., M.A.R.S dalam pertemuan dengan wartawan pada Kamis 27/10, makanan khas di Sumatera Barat ini beberapa diantaranya memiliki bumbu yang jadi pemicu penyakit strok.

“Disini kami sudah memiliki alat-alat khusus untuk penanganan strok. Misalnya jika terjadi penyumbatan di otak, alat tersebut bisa menghilangkan sumbatan tersebut sehingga kejadian fatal pada pasien strok dapat diminimalisir” ucap Plt Dirut RSOMH tanpa menyebutkan nama alat tersebut.

“Namun perlu diperhatikan, fase golden momen pasien terkena strok hanya maksimal 6 jam bahkan kurang dari itu. Jadi penting bagi masyarakat mengetahui gejala awal seseorang terkena strok” lanjutnya.

“Gejala atau tanda awal orang terkena strok, disingkat dengan SEGERA KE RS. Berikut gejala-gejalanya”

gejala strokeSE = Senyum tidak simetris. Tersedak, sulit menelan air minum secara tiba-tiba.

Baca Juga  Adu Domba, Bahaya dan Larangannya

GE = Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba.

RA = bicaRA pelo/ tiba-tiba tidak dapat bicara, tidak mengerti kata-kata, bicara tidak nyambung

KE = KEbas atau baal atau kesemutan separuh tubuh

R = Rabun pandangan satu mata, tiba-tiba kabur

S = Sakit kepala hebat yang datang tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya. Gangguan keseimbangan seperti berputar-putar. Gerakan sulit dikoordinasi.

Jika terjadi gejala seperti tersebut diatas, masyarakat harus segera melarikan pasien ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Otak Muhammad Hatta Bukittinggi tanpa perlu meminta rujukan berjenjang. Karena ini keadaan sangat darurat dan butuh penanganan segera. Fase emas (Golden Momen) pasien strok ini jangan sampai lewat dari 4,5 jam agar pasien bisa sembuh kembali.

Bagi masyarakat pengguna layanan BPJS, cukup membawa KTP dan Kartu BPJS asli” tutup Plt Dirut RSOMH Bukittinggi. (Angah)