Dapat Dukungan Penuh Dari Semua Lapisan Masyarakat Nagari Persiapan Koto Tangah Lamo, Nelmayetti: Kami Siap 100% Untuk Definitif

Agam – Bukittinggi.Info, Semua lapisan masyarakat dari lima Jorong di Nagari Persiapan Koto Tangah Lamo sangat antusias mendukung pemekaran Nagari yang dilakukan di Nagari Koto Tangah Kecamatan Tilatang Kamang. Adapun kelima jorong tersebut adalah Jorong Bukareh, Jorong Rawang Bunian, Jorong Guguak Koto Aua, Jorong Pandan dan Jorong Koto Tangah Hilia. Pejabat Wali Nagari Persiapan Koto Tangah Nelmayetti menyatakan sudah siap untuk menjadi Nagari Definitif. Semua persiapan telah dilakukan sejak tahun 2019 hingga sekarang.

“Untuk berkas Nagari persiapan saat ini sudah sampai di kantor gubernur di biro bidang pemerintahan untuk dievaluasi dan verifikasi, jika nantinya masih butuh perbaikan maka kami siap untuk memperbaiki. Sedangkan jika berkas tersebut lolos, berkas akan diteruskan ke Kemendagri. Menurut jadwalnya, bulan Juli ini berkas-berkas tersebut harus telah selesai dan bisa disampaikan ke pusat” ungkap Ibu yang akrab dipanggil Buk Nel ini.

Nelmayetti Pejabat Wali Nagari Koto Tangah Lamo
Sesuai dengan persyaratan permendagri nomor 1 tahun 2017 ada 8 item yang harus disiapkan.
  1. Pengangkatan perangkat nagari dan pembentukan struktur organisasi

Setelah Pejabat Wali Nagari Persiapan dilantik pada 29 Desember 2019 kami langsung mengadakan rapat untuk pengangkatan dan pembentukan struktur organisasi. Yang mana sampai sekarang seluruh perangkat tersebut tetap berjalan.

  1. Penetapan batas wilayah

Untuk batas wilayah ini, sebelum nomor register keluar, semua batas-batas wilayah sudah ditetapkan sehingga sudah jelas batas-batas wilayah daerah yang masuk dalam nagari persiapan

  1. Pembangunan sarana dan prasarana pemerintah nagari

Sarana dan prasarana pemerintahan nagari di Nagari Persiapan sudah bisa dikatakan lengkap. Seperti bangunan Kantor Wali Nagari Persiapan kami dipinjamkan bangunan kantor wali jorong Pandan oleh warga Jorong Pandan sampai nanti Nagari persiapan menjadi definitif dan memiliki bangunan sendiri. Nagari juga telah menyiapkan lahan untuk pembangunan Kantor Walinagari yang disumbangkan oleh masyarakat Jorong Rawang Bunian.

Lahan untuk pembangunan Kantor Wali Nagari Persiapan Koto Tangah Lamo
  1. Pendataan wilayah

Untuk pendataan wilayah telah kami lakukan seperti pendataan dari rumah ke rumah, mencakup pendataan penduduk, pendataan kondisi dan sarana dan prasarana yang ada di Nagari persiapan

  1. Kependudukan/jumlah penduduk atau KK

Untuk jumlah penduduk disyaratkan minimal 4000 jiwa atau berjumlah 800 KK. Dari jumlah KK, kebetulan jumlah KK yang ada di Nagari persiapan ini mencapai sekitar 900 KK

  1. Pembukaan akses antar nagari

Kebetulan untuk akses antar nagari di wilayah Nagari persiapan tidak ada kendala, karena nagari persiapan Koto Tangah Lamo berada di jalan kabupaten dan jalan yang ada sudah berupa jalan aspal dan sebagian jalan cor beton

  1. Fasilitas dasar bagi penduduk nagari

Didalam Nagari Persiapan Koto Tangah Lamo, fasilitas dasar untuk penduduk nagari sudah lama terpenuhi. Seperti sarana pendidikan sudah ada mulai dari PAUD, TK, SD, SMP/MTs dan juga ada pesantren serta SMK. Fasilitas ibadah seperti mushalla dan Mesjid juga sudah tersedia, dan di Jorong Rawang Bunian bahkan ada 2 Mesjid karena Pesantren ABI Center (Aqabah Bukareh Islamic Center) mendirikan Mesjid juga. Fasilitas lainnya seperti kesehatan, olahraga dan lainnya juga sudah tersedia jauh sebelum tercetusnya pemekaran Nagari ini.

  1. Mengelola anggaran

Anggaran pemerintahan nagari persiapan yang didapat dari Nagari induk (Koto Tangah) jika sesuai aturan, maksimal nagari persiapan mendapatkan maksimal anggaran 30%, namun karena jumlah Jorong di Nagari Induk ada 28 Jorong dan anak Nagari Pemekaran (nagari yang akan melakukan pemekaran ada 4) maka disesuaikan dengan kemampuan nagari induk. Jadi kami mendapatkan anggaran operasional sebesar 18% dari nagari induk. Yang mana dari semua anggaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk gaji perangkat, dana rapat, ATK, biaya perjalanan.

Namun dengan kondisi sekarang ini kami dibantu oleh swadaya masyarakat dari 5 Jorong yang antusias untuk pemekaran Nagari. Seperti yang terlihat sekarang ini di kantor Nagari persiapan seperti meja, kursi, komputer dan lainnya adalah swadaya masyarakat nagari persiapan. Semua ini telah terpenuhi dalam waktu 1 tahun pertama berkat bantuan dan kerjasama semua pihak baik panitia, perangkat nagari persiapan, tokoh masyarakat dan semua lapisan masyarakat.

Semua perkembangan ini selalu kami buatkan laporan tiap semester dan Alhamdulillah sangat membanggakan karena semua persyaratan sudah terpenuhi. Ditingkat kabupaten Agam pun semua persyaratan sudah terpenuhi seperti nota persetujuan DPDRD Agam tentang ranperda pembentukan nagari.

Jika berbicara kendala, dari sepanjang waktu yang telah dijalani, tidak ada kendala yang berarti. Berbeda dengan Nagari persiapan lainnya, Nagari Persiapan Koto Tangah Lamo sebelum melakukan pemekaran, kami telah duluan menyiapkan dan melengkapi berbagai persyaratan seperti batas wilayah, sarana dan prasarana serta persyaratan lainnya. Semua itu telah dilakukan duduk bersama perwakilan masyarakat 5 Jorong, Niniak Mamak dan lainnya.

Selain itu, Nagari Koto Tangah lamo yang masuk dalam pemekaran Nagari tahap 2, kami telah menyiapkan semuanya dari pemekaran Nagari tahap 1. Kami mempelajari semua hal yang dilakukan oleh nagari-nagari yang telah duluan melakukan pemekaran di tahap 1. Saat ini kita hanya menunggu prosesnya berjalan di tingkat propinsi yang mana kami dikabari kemungkinan di minggu ke tiga bulan Juli ini berkas-berkas telah bisa diteruskan ke Kemendagri.

Kedepan kami masih harus membuat laporan tentang perkembangan terbaru Nagari Persiapan Koto Tangah Lamo di semester 5. Untuk menyiapkan laporan ini butuh tambahan ATK untuk surat menyurat. Dan juga nantinya tentu petugas dari pusat akan melakukan pengecekan fakta langsung ke lapangan. Untuk itu Pejabat Wali Nagari Koto Tangah Lamo tetap mengharapkan dukungan dari semua lapisan masyarakat dari Lima Jorong baik yang di kampung maupun di rantau supaya nagari persiapan Koto Tangah bisa secepatnya menjadi Nagari Definitif.

Namun yang perlu digaris bawahi dalam pemekaran Nagari ini, yang dilakukan ini hanya melakukan pemekaran Nagari dalam artian pemekaran administrasi pemerintahan. Sedangkan untuk adat tidak ada pemekaran. Untuk Kerapatan Adat Nagari (KAN) tetap berada di Nagari Induk saat ini yaitu Nagari Koto Tangah di Pakan Kamih (Angah)